Jumat, 07/08/2009 08:05 WIB Kursi Herlini Amran Aman

Tuduhan PDIP bahwa PKS telah melakukan penggelembungan suara sebesar 3.658 untuk kursi DPR RI dapil Kepri secara sah tidak berdasar. Hal ini terbukti setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam atas “instruksi” Mahkamah Konstitusi (MK), melakukan penghitungan ulang di empat Kelurahan yang terdiri dari Sagulung Kota, Tembesi dan Sungai Langkai yang masuk wilayah Kecamatan Sagulung. Serta satu kelurahan di kecamatan Sekupang, yaitu Tiban Indah. Penghitungan ulang yang dimulai sejak Kamis (30/7) ini baru berakhir pada Ahad (2/8). Menurut Ketua KPU Batam, Hendriyanto, dari empat kelurahan yang dihitung ulang, jumlah totalnya sebanyak 167 TPS. “Sagulung Kota 58, Sungai Langkai 49, Tembesi 40 dan Tiban Indah 20”, ujar Hendriyanto. Hasil rapat pleno penghitungan ulang tidak menggeser posisi partai dakwah tersebut menjadi ambruk. Penghitungan di empat kelurahan yang dilakukan di aula KPU Batam ini suara PKS tetap keukeuh jauh meninggalkan jumlah suara PDIP.
Sagulung Kota, PKS meraih 2147, PDIP 735. Di Kelurahan Sungai Langkai PKS mengantongi 2110, sedang PDIP 490. Untuk Kelurahan Tembesi 1834 untuk PKS, dan PDIP hanya meraih 495. Terakhir di Kelurahan Tiban Indah, suara PKS 727, PDIP 212. Total suara untuk PKS 6.818 dan PDIP 1.932. Ketua Bapilu yang juga sebagai salah satu saksi, Prijanto mengatakan kemenangan ini (penghitungan ulang) menunjukan bahwa tuduhan PDIP bahwa PKS melakukan mark up suara tidak terbukti. Ini artinya claim kita (PKS) bermain fair terbukti. Positifnya masyarakat akan semakin yakin bahwa PKS tidak memiliki budaya curang
Menurut Ketua DPW PKS Kepri, Wildan Hadi Purnama, dengan hasil di atas, maka Insya Allah kursi DPR RI dapil Kepri atas nama Herlini Amran tetap aman. Meski demikian tetap menunggu sidang MK, karena penghitungan ulang merupakan keputusan sela. Penghitungan ulang ini adalah buntut dari laporan PDIP yang menuduh PKS melakukan pembengkakan suara sebanyak 3.658 suara. Menurut PDIP, jika tidak ada pengelembungan, maka jatah kursi ketiga DPR RI dapil Kepri jatuh untuk kader PDIP atas nama Firman Jaya Daeli. Sebagaimana diketahui, jatah DPR RI dapil Kepri sebanyak tiga kursi. Setelah dipastikan Harry Azhar Aziz dari Partai Golkar dan Nany Herawaty dari Partai Demokrat melenggang ke Senayan, maka hampir dipastikan Herlini Amran menjadi wakil rakyat pertama dari PKS yang mewakili provinsi termuda di Indonesia, Kepri. Selamat, semoga kelak terbukti bersih, peduli dan profesional. (isy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here