PKS-BATAM: DPW PKS Provinsi Kepri merilis tiga nama yang dijagokan menduduki kursi DPR RI. Tiga nama itu, dua diantaranya perempuan. Mereka adalah, Hj. Herlini Amran MA, Ir Said Iqbal, ME dan Khusnul Inayati. Ketua DPW PKS Kepri Wildan Hadi Purnama mengatakan, rilis ini merupakan sosialisasi awal yang dilakukan oleh PKS. “Langkah ini menunjukan PKS adalah partai pertama yang paling siap menghadapi Pemilu 2009 di wilayah kepulauan ini”, terang Wildan. “Kita sudah sangat siap menghadapi pemilu mendatang. Selangkah lagi PKS akan maju. Tugas kader PKS yang terpenting adalah berusaha semaksimal mungkin, karena kememangan adalah keputusan Allah,” ujarnya dalam pembukaan sosialisasi yang berlangsung di Asrama Haji Batam Centre, Minggu (13/7).

Di sisi lain Herlini Amran mengaku tahu pencalonannya sebagai calon anggota legislatif dari PKS baru beberapa bulan lalu. Meski begitu, ia beranggapan bahwa pencalonannya tersebut merupakan amanah yang harus diembannya.

“PKS itu adalah partai dakwah, jadi segala kegiatan yang dilakukannya bertujuan dakwah. Kini setelah saya dipercaya untuk menjadi calon, saya merasa ini sebuah tanggung jawab yang besar,” ujar wanita lulusan S2 International Islamic University Islamabad Pakistan Fakultas Ushuluddin Jurusan Tafsir Hadist ini.

Pengasuh rubrik Fikih di Majalah Ummi ini mengaku tidak memiliki janji-janji dalam pencalonan. Karena PKS sudah memiliki platform yang akan diperjuangkan oleh kader-kadernya jika terpilih nantinya.

Hal yang sama juga diungkapkan Said Iqbal. Pria yang berasal dari Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini menyebutkan, Batam selama ini selalu dijadikan objek oleh pemerintah untuk mendatangkan investor. Sementara pekerjanya menderita dengan gaji yang minim. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, pekerja terpaksa harus lembur setiap hari dengan jam kerja 12 jam perhari, sehingga tidak ada waktu untuk sosialisasi dengan lingkungan. Hal ini menurutnya akan menjadi hal utama yang akan diperjuangkannya nanti. Pria yang juga sebagai manager PT. Panasonic Shikoku ini juga mengatakan, selama ini Batam pada khususnya hanya dijadikan sebagai “halaman belakang” Singapura. “Ini tidak benar, karena grand design Batam itu adalah sebagai pesaing Singapura, bukan halaman belakangnya”, terang Iqbal berapi-api. Di tengah acara sosialisasi Caleg DPR ini, dikenalkan juga Raden Hari Tjahyono, calon anggota DPD RI yang didukung oleh PKS untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Dalam orasi singkatnya, Hari yang juga sebagai Sekretaris DPW PKS Kepri ini akan berjuang untuk membuat perbaikan untuk Kepri (SM/an/ibnusy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here