Fraksi-PKS Online: Anggota Komisi X DPR RI Herlini Amran menyayangkan penghentian penyelidikan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terhadap kasus dugaan monopoli film nasional oleh jaringan 21 cineplex di bawah PT Nusantara Sejahtera. Menurutnya keputusan KPPU untuk menghentikan penyelidikan tersebut akan tetap membuat perkembangan usaha film nasional tidak berkembang. ” Perkembangan dunia usaha perfilman nasional akan sangat tergantung pada jaringan distribusi film yang terbuka dan bersaing secara fair serta memenuhi prinsip keadilan,” kata Herlini di Jakarta, Kamis (22/10).Herlini berharap penghentian penyelidikan oleh KPPU bukan berarti akhir dari usaha membongkar praktek monopoli di distribusi film nasional. Penghentian menurutnya lebih baik dari pada ketika dalam sidang KPPU 21 Cineplex di vonis tidak terbukti melakukan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. “Semoga harapan itu masih ada dengan adanya mediasi kedua belah pihak,” ujarnya.

Sumber: http://www.pk-sejahtera.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here