Pustekkom Ngutang Rp40 M ke Telkom
Selasa, 26 Januari 2010 – 12:26 wib
Sumber: okezone.com

Susetyo Dwi Prihadi – Okezone

JAKARTA – Program Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) yang dikerjakan oleh Pustekkom, ternyata belum mendapat persetujuan sepenuhnya dari anggota Komisi X DPR, khususnya masalah dana yang hendak dikucurkan.

Menurut anggota Komisi X DPR Herlini Amran dana Rp207,255 miliar yang sedianya untuk membangun infrastruktur Jardiknas masih mengalami penundaan. Pasalnya, sebagian besar anggota dewan masih mempertanyakan data-data yang dikeluarkan Pustekkom sebagai bahan evaluasi mengenai dampak Jardiknas untuk kepentingan kegiataan belajar mengajar tersebut.

“Dana Rp207,255 miliar untuk Jardiknas masih kita tunda, karena Kepala Pustekkom Lilik Gani masih belum bisa memberikan data, apakah benar secara langsung Jardiknas ini bisa memberikan mutu pendidikan. Pustekkom juga tidak bisa memberikan hasil evaluasi yang menyeluruh,” terang Herlini, saat dihubung okezone, di Jakarta, Selasa (26/1/2010).

Herlini juga mempertanyakan apa dasar data yang diambil Pustekkom, seperti syarat sekolah yang bisa dipasang Jardiknas, atau bagaimana jika sekolah tersebut mengalami masalah listrik yang sering naik turun.

Alhasil, anggota dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut merasa kecewa dengan sikap pemerintah yang menjalankan proyek Jardiknas ini, tanpa persetujuan dari anggota dewan saat ini. Bahkan belum juga dana dikucurkan, Pustekkom sudah harus menanggung hutang kepada Telkom sebesar Rp40 miliar untuk membayar tagihan Speedy.

“Itu yang kita sesalkan, mengapa program belum disahkan Panja (Panitia Kerja), kok main menjalankan saja. Belum-belum, mereka sudah berhutang Rp40 miliar. Alasannya sih, sudah telanjur terikat kontrak,” tambahnya. (rah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here