sumber: ungkap.com

Rabu, 25 November 2009 14:52

Jakarta – Anggota Komisi X DPR (bidang pendidikan dan Kesra) dari FPKS Herlini Amran mengingatkan pemerintah agar memperhatikan kesejahteraan guru demi meningkatkan mutu dan output pendidikan bangsa ini.

“Guru merupakan ujung tombak sebuah lembaga pendidikan. Baik tidaknya kualitas pendidikan sebagian besar tergantung pada guru. Wajar jika kesejahteraan guru harus diperhatikan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (25/11) terkait dengan peringatan Hari Guru 25 November 2009.

Herlini Amran menegaskan Indonesia membutuhkan guru yang profesional sehingga nantinya akan melahirkan lulusan yang berkualitas.

Selama ini, kualitas guru dinilainya tidak menjadi prioritas dan bahkan terkesan terbelakang.

Peningkatan kesejahteraan guru, lanjut Herlini, sesuai dengan janji Presiden SBY saat merayakan Hari Guru tahun 2008 di Pekanbaru, Riau.

Saat itu, SBY berjanji bahwa pendidikan menjadi prioritas. SBY dan menterinya akan meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan guru. Peningkatan kesejahteraan adalah komitmen dan tanggung jawab negara .

“Pemerintah harus memenuhi janjinya dengan segala tantangan dan keterbatasannya dalam meningkatkan pendidikan, agar lebih bermartabat, unggul dan berdaya saing,? ujar anggota DPR dari Dapil Riau ini.

Kepada guru Indonesia, Herlini yang juga anggota Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera ini berpesan agar melakukan proses pendidikan dengan cinta dan memberi contoh moral yang baik kepada anak didik.

Para guru juga harus menjadi motivator dengan melakukan memberi dorongan dengan empati (empathic encouragement) dalam proses belajar mengajar.

“Guru harus memberikan contoh penegakan moral dan akhlak yang baik. Dari merekalah moral dan akhlak bangsa terbentuk,” kata Herlini.

Pada bagian lain , Herlini Amran meminta agar hari guru tidak berhenti pada seremonial belaka. Pemerintah bersama guru harus melakukan upaya dan terobosan baru untuk meningkatkan kualitas pendidik dan pendidikan itu sendiri.

“Selamat Hari Guru dan terima kasih atas seluruh baktinya dalam mendidik bangsa. Semoga guru Indonesia semakin profesional dalam mendidik bangsa,” pungkasnya. (ant/ungkapcom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here