sumber: jurnalparlemen.com
Selasa, 02/02/2010 | 09:29

Iman Firdaus – Jurnalparlemen.com

Senayan – Program Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) yang menjadi salah satu program Kementerian Pendidikan Nasional dipertanyakan efektivitasnya.

Menurut anggota Komisi X dari Fraksi PKS Herlini Amran, program tersebut saat ini malah memiliki utang ke PT Telkom sebesar Rp 69 miliar.

Herlini menambahkan, utang langganan bandwith itu sudah berlangsung sejak 2007-2008, dan pemerintah akan melunasinya dalam tempo dua tahun yakni 2009-2010. Untuk periode 2009 diminta melunasi sebanyak Rp 40 miliar dan sisanya tahun ini. Namun DPR, khususnya Komisi X belum bisa meloloskan permintaan anggaran tersebut.”Dana itu dikeluarkan bukan buat bayar utang,” ujar Herlini kepada JurnalParlemen.com, Selasa (2/2).

Seperti diketahui, Pogram Jardiknas adalah program internet ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi se Indonesia dengan tujuan meningkatkan mutu dan kualitas siswa. Namun, dalam kenyataan banyak kendala dihadapi. Salah satunya, seperti diungkapkan Herlini, sekolah belum memiliki infrastruktur memadai. “Bahkan ada sekolah yang belum punya jaringan listrik,” katanya.

Untuk memperjelas persolan Jardiknas, Komisi X sudah membentuk Panja Jardiknas. Pada pekan ini, Panja akan mengundang PT Telkom untuk menanyakan kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Nasional yang dinilai tidak transparan.(imf/zik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here