sumber : Republika online (www.republika.co.id)
Home › PENDIDIKAN › Berita

Kamis, 11 Maret 2010, 09:38 WIB

Jakarta — Anggota Komisi X dari FPKS Herlini Amran menghimbau kepada para pelajar yanag akan mengikuti ujian nasional agar puasa nonton tv dan facebook-an. Para siswa juga diminta agar secara maksimal memanfaatkan jam tambahan yang disediakan pihak sekolah.

”Orangtua harus mengawasi kegiatan belajar anaknya agar sukses menjalankan UN,,” kata Herlini Amran usai menerima puluhan siswa SDIT Attaqwa, Rawamangun Jakarta Timur di ruang rapat FPKS Gedung DPR Senayan Jakarta, Rabu(10/3).

“Tayangan televisi sangat mempengaruhi pola belajar siswa. Jika tidak diawasi oleh orang tua, bisa jadi ini akan menjadi penyebab kegagalan siswa dalam menghadapi UN. Untuk itu saya menghimbau kepada para siswa, menjelang UN agar puasa menonton televisi dan mengakses internet,” kata Herlini Amran.

Ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan siswa, orangtua siswa dan sekolah. Herlini juga berharap agar UN tahun 2010 ini bisa berjalan dengan lancar dan memenuhi target kelulusan. “Kita semua berharap kelulusan bisa sampai 100 persen,” harapnya.

Herlini menjelaskan, salah satu persiapan yang dilakukan sekolah adalah memberikan tambahan jam pelajaran kepada para siswa khusus untuk mendalami materi pelajaran yang di-UN-kan. Bahkan ada juga sekolah yang mengadakan training ESQ untuk siswa, agar mental siswa menjadi kuat. Pemerintah juga memfasilitasi beberapa kali try out untuk mengukur kemampuan dan kesiapan siswa menghadapi UN.

Redaksi – Reporter
Red:
taufik rachman
Reporter:
rahmat santosa basarah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here