sumber: http://pk-sejahtera.org

Fraksi-PKS Online: Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tanggal 22 Maret 2010 mendatang, Anggota Komisi X dari FPKS Herlini Amran menghimbau kepada para pelajar agar puasa nonton tv dan facebook-an. Para siswa juga diminta agar secara maksimal memanfaatkan jam tambahan yang disediakan pihak sekolah. Orangtua juga diminta mengawasi kegiatan belajar anaknya agar sukses menjalankan UN.

Herlini Amran mengatakan hal tersebut usai menerima puluhan siswa SDIT Attaqwa, Rawamangun Jakarta Timur di ruang rapat FPKS Gedung DPR Senayan Jakarta, Rabu(10/3).

“Tayangan televisi sangat mempengaruhi pola belajar siswa. Jika tidak diawasi oleh orang tua, bisa jadi ini akan menjadi penyebab kegagalan siswa dalam menghadapi UN. Untuk itu saya menghimbau kepada para siswa, menjelang UN agar puasa menonton televisi dan mengakses internet,” kata Herlini Amran.

Anggota DPR RI asal Dapil Kepulauan Riau itu mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan siswa, orangtua siswa dan sekolah. Herlini juga berharap agar UN tahun 2010 ini bisa berjalan dengan lancar dan memenuhi target kelulusan.

“Kita semua berharap kelulusan bisa sampai 100 persen,” harapnya.

Herlini menjelaskan, salah satu persiapan yang dilakukan sekolah adalah memberikan tambahan jam pelajaran kepada para siswa khusus untuk mendalami materi pelajaran yang di-UN-kan. Bahkan ada juga sekolah yang mengadakan training ESQ untuk siswa, agar mental siswa menjadi kuat. Pemerintah juga memfasilitasi beberapa kali try out untuk mengukur kemampuan dan kesiapan siswa menghadapi UN.

“Semua yang dilakukan adalah untuk mencapai satu tujuan mulia, yakni siswa bisa lulus UN dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” paparnya.

Menurut Herlini, sebenarnya faktor penentu kelulusan hanya ada tiga hal yakni akal, mental dan doa. Akal harus terus diasah dan dibiasakan menyelesaikan soal-soal pelajaran yang di UN kan. Faktor kedua adalah mental, ketenangan dalam mengerjakan soal UN juga menjadi faktor yang penting keberhasilan UN. Yang ketiga adalah doa. Doa adalah senjata terakhir dan paling ampuh dalam segala hal, termasuk menhadapi UN.

“Doa adalah senjata terakhir dan paling ampuh dalam segala hal, termasuk menhadapi UN. Jangan sampai faktor ini diabaikan karena semua tergantung kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Pengirim: Yusuf Hasan Update: 10/03/2010 Oleh: Yusuf Hasan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here