Komisi VIII
09 Sep 2010 12:40

Senayan – Fenomena mudik mengendarai motor masih menjadi favorit. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, pemudik bersepeda motor ini juga membawa anak-anak. Anggota Komisi VIII DPR RI Herlini Amran pun mengaku prihatin dengan hal ini.

“Kebanyakan masyarakat belum paham makna risiko sampai semua terlambat. Bagaimanapun safety riding harus dipatuhi. Bila ingin bersilaturahmi bisa menggunakan fasilitas kendaraan lain yang lebih aman dan murah, seperti kereta ekonomi atau bus. Atau bisa juga berkomunikasi melalui telepon, jadi lebih murah,” katanya kepada jurnalparlemen.com, Kamis (9/8).

Menurutnya, pemerintah harus membuat sarana dan prasarana tranportasi yang baik agar pemudik yang mengendarai motor membawa anak-anak, dapat berkurang. “PR (pekerjaan rumah) pemerintah adalah menyediakan alat transportasi yang aman, nyaman, dan murah tentunya,” ujar politisi PKS ini.

Herlini juga mengimbau agar orang tua sebisa mungkin menghindari mudik menggunakan kendaraan bermotor. Selama ini keselamatan anak terabaikan karena alasan kepraktisan dan lebih murah.

“Jika karena alasan keamanan motor bila ditinggal di rumah dikhawatirkan akan ada pencurian, maka bisa saja motor ini dikirim terlebih dahulu sebelum mudik, memang biayanya jadi lebih besar akan tetapi nyawa anak jauh lebih besar,” pungkas anggota DPR RI Dapil Kepulauan Riau ini.

Seperti diketahui, Komisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here