Komisi VIII
12 Oct 2010 16:24
sumber: jurnal parlemen.com

Herlini Amran Minta Penyelenggara Haji Lebih Profesional


Herlini Amran
Senayan – Pemberangkatan kloter I jamaah calon haji embarkasi Batam, Kepulauan Riau dimulai pada Selasa (12/10) ini. Anggota Komisi VIII DPR RI Herlini Amran yang ikut dalam tim pengawasan haji menyayangkan keterlambatan pesawat jamaah kloter I asal Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

“Pesawat Saudi Arabia Airlines tersebut delay selama 16 jam. Saya meminta Kementerian Agama agar memperhatikan soal penerbangan ini, paling tidak diantisipasi untuk penerbangan satu jangan ada delay karena ini penerbangan perdana, supaya pihak penerbangan profesional,” katanya dalam siaran pers yang diterima jurnalparlemen.com, Selasa (12/10).

Keterlambatan ini, menurut Herlini, akan berdampak pada penampungan di asrama haji yang bakal kedatangan jamaah kloter berikutnya. Hal ini akan mempengaruhi kapasitas daya tampung asrama, pelayanan terhadap makan dan minum jamaah yang belum berangkat dan sebagainya. “Apalagi secara psikologis calon jamaah yang sudah siap berangkat tiba-tiba ditunda, kalau hanya sejam dua jam tidak apa, ini sampai 16 jam,” ujarnya.

Lebih lanjut Herlini mengapresiasi pemda/pemkot dan kabupaten yang membantu calon jamaah untuk biaya pesawat atau kapal dari daerah asal mereka menuju embarkasi pemberangkatan. “Ini sangat membantu calon jamaah terutama jamaah-jamaah dari kepulauan,” ujarnya.

Herlini mencontohkan jamaah dari Natuna dan Anambas naik pesawat ke Batam, dari Lingga, Tanjung Pinang, Karimun dan Bintan naik kapal. Biaya transportasi tidak diambil dari kantong calon jamaah haji melainkan dari pemda setempat.

Ia menjelaskan, tahun 2010 embarkasi Batam memberangkatkan sebanyak 10.100 jamaah calon haji dengan 23 kloter terdiri dari Kepri sebanyak 1.065 orang, Riau (5.153), Jambi (1.392), dan Kalbar (2.375).
end

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here