sumber: jurnal parlemen.com

Komisi VIII
10 Mar 2011 06:40
HASIL RAKER KOMISI VIII-MENAG

Menteri Agama Suryadharma Ali mencium tangan seorang jemaah haji lanjut usia saat melepas kloter pertama Embarkasi I Medan, Jumat (11/10). Foto: istimewa
Senayan – Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk meninjau kembali seleksi anggota Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI). Permintaan itu dituangkan dalam kesimpulan kedua Rapat Kerja Komisi VIII dengan Menteri Agama Suryadharma Ali yang berakhir Kamis (10/3) dini hari.

Sebelumnya, dalam Raker yang dimulai Rabu (9/3) malam itu, sejumlah anggota Komisi VIII DPR mempertanyakan proses seleksi anggota KPHI. Dewi Coryati dari F-PAN termasuk salah satu anggota Komisi VIII yang menanyakan soal seleksi KPHI. “Banyak calon-calon misalnya Bapak Abdul Ghafur Djawahir ini ditempatkan sebagai tokoh masyarakat,” kata Dewi.

Zainun Ahmadi dari F-PDIP bahkan bersikap lebih tegas. “Seleksi KPHI tidak transparan dan terkesan partisan, kalau bisa diulang kembali,” kata Zainun.

Selanjutnya, Herlini Amran dari F-PKS pun tak mau kalah. Dia menyoroti rekrutmen calon KPHI yang hanya diumumkan melalui situs www.kemenag.go.id dan salah satu harian. “Seolah-olah dirahasiakan atau tidak transparan,” tegasnya.

Tak ketinggalan, Amran dari F-PAN menyampaikan harapannya terhadap seleksi KPHI. “KPHI kalau bisa diulang. Yang diinginkan transparansi, jangan sampai ada komentar KPHI ini sama dengan kemelut PSSI,” ujarnya.

Beragam pertanyaan dan tanggapan itu muncul setelah Suryadharma Ali menyampaikan laporan tentang seleksi anggota KPHI. Kata Suryadharma, dalam rangka seleksi KPHI, Kementerian Agama telah membentuk Panitia Seleksi dengan mengacu pada Perpres No 28 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota KPHI.

Menurutnya, Panitia Seleksi susah melakukan sejumlah tahapan yakni pengumuman dan pendaftaran calon anggota KPHI, pelaksanaan seleksi administrasi, pengumuman hasil seleksi administrasi, pelaksanaan tes tertulis uji kompetensi, penetapan hasil uji kompetensi, pelaksanaan tes wawancara, dan terakhir penetapan hasil seleksi.

“Setelah dilakukan tes wawancara dan hasil assesment dari lembaga psikologi UIN Syarif Hidayatullah, Pansel menetapkan 18 orang calon anggota KPHI yang akan diusulkan kepada Presiden, untuk selanjutnya Presiden mengirimkan kepada DPR-RI untuk mendapatkan pertimbangan,” kata Suryadharma.end
Reporter: Nofellisa | Penulis: Nofellisa | Editor: Dzikry Subhanie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here