Jakarta (05/04) — Anggota Komisi VIII DPR RI Herlini Amran menyambut baik
diluncurkannnya program Gerakan Gemar Mengaji (Gemmar Mengaji) sebagai upaya terobosan untuk memperbaiki akhlak umat khusus generasi muda sehingga mereka bisa paham tentang ajaran agamanya. Program ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan umat Islam.

Herlini berharap dengan adanya program ini bisa meningkatkan ketaqwaan individu, keluarga dan masyarakat. Ketaqwaan akan melahirkan ketahanan individu, keluarga dan masyarakat. Meningkatnya ketaqwaan masyarakan akan meningkatkan martabat bangsa.

“Upaya ini juga merupakan salah satu bentuk ketahanan keluarga. Karena dari keluarga lah ketahanan dan kekuatan bangsa dimulai. Dengan adanya gerakan ini mudah-mudahan tidak ada lagi buta huruf Al-Qur’an bagi keluarga muslim,” papar Herlini.

Anggota Dewan Syariah Pusat PKS ini mengungkapkan, gerakan ini bisa mengurangi berbagai permasalahan yang terjadi di kalangan generasi muda seperti narkotik, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. “Kita sangat khawatir karena berdasarkan data kepolisian RI pada tahun 2008, ada sekitar 3,2 juta penduduk Indonesia yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotik, psikotropika, dan zat adiktif. Jumlah ini setara dengan kurang lebih 1,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia,” kata anggota DPR RI asal Dapil Kepulauan Riau ini.

Herlini berharap Kemenag bisa mensosialisasikan program kreatif ini keseluruh Indonesia. Supaya program ini bisa berjalan efektif maka perlu dilakukan monitoring dan evaluasi sehingga programnya bisa tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

Sebelumnya di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (30/3) Menteri Agama meluncurkan program Gemmar Mengaji ini di enam provinsi sebagai daerah percontohan, yakni DKI, Jabar, Jateng, Jatim, Banten, dan DIY. Program ini melibatkan 800 ribu masjid/ musholla dan menggerakan 95 ribu penyuluh di seluruh pelosok tanah air. Dimana, para penyuluh akan membina 496 ribu majelis taklim di Indonesia. Program ini juga akan melibatkan 300 ribu guru agama dan 50 ribu pondok pesantren.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here