sumber: media indonesia online
Rabu, 18 Mei 2011 19:42 WIB

JAKARTA–MICOM: Pernyataan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali yang mengatakan pondok pesantren Al Zaytun tidak terlibat dengan NII mendapat protes dari Komisi VIII DPR.

Dalam raker bersama Menag dan Kepala Badan Nasional Penanggulanan Terorisme (BNPT), anggota Komisi VIII DPR menyerang Menag. Mereka mencecar dengan pertanyaan-pertanyaan terkait pernyataan Menag tentang Al Zaytun yang tidak terlibat NII.

“Alangkah gegabahnya Al Zaytun tidak terkait NII, kita memang belum tahu terkaitnya apa, tapi terlalu dini bapak menyatakan itu,” kata Nurul Imam dari fraksi Demokrat saat rapat bersama Menag, Rabu (18/5).

Demikian pula, anggota lain yang mengatakan singkatnya waktu kunjungan Menag ke Al Zaytun, tapi ia sudah bisa memastikan ponpes milik Panji Gumilang tersebut tidak terlibat NII. “Saya ingin menanyakan kepada Menag, apakah waktu 6 jam bisa membuat kesimpulan,” kata Herlini Amran dari fraksi PKS.

Sementara itu, anggota Komisi VIII Hasrul Azwar menyarankan agar Komisi VIII DPR berkunjung ke Al Zaytun guna menyaksikan langsung kegiatan di pesantren tersebut. Bahkan, anak Hasrul sekolah di Al Zaytun.

“Enggak ada yang aneh. Dari sisi pendidikan Al Zaytun clear. Tapi, soal Panji kita serahkan ke BNPT dan BIN. Benarkah Panji terlibat NII KW 9. Kenapa kita tidak berkunjung ke Al Zaytun, supaya tidak ada fitnah. Kita dialog di sana. Kita buat dialog dengan NII,” ujar Hasrul.

Sama seperti pernyataannya, dalam rapat bersama Komisi VIII tersebut, Menag tetap menyimpulkan tidak adanya keterlibatan NII atau ciri-ciri radikalisme di Al Zaytun. (*/OL-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here