Foto TANJUNGPINANG-HUMAS—Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Dapil Kepri Herlini Amran, MA berkunjung ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Jalan Raya Senggarang Km. 15 Tanjungpinang. Herlini Amran hadir didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Kepri Fraksi PKS Hanafi Ekra dan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Fraksi PKS Ismiyati. Kehadirannya disambut oleh Kepala Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Razali didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Erizal Abdullah. Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu berlangsung Senin, (1/8). Pertemuan yang berlangsung di ruang Ka. Kanwil tersebut membahas sejumlah permasalahan yang menjadi tugas dan fungsi pokok Kanwil Kementerian Agama Kepri tidak terkecuali masalah penyelenggaraan ibadah haji. Beberapa catatan point penting yang dihasilkan dari pertemuan tersebut antara lain eksistensi KBIH yang diharapkan lebih mengoptimalkan perannya dalam melakukan bimbingan ibadah haji. Selain itu pertemuan tersebut menyebut tentang peran penting yang dimainkan oleh para petugas haji. “Peran petugas haji sangat besar, oleh karena itu kita minta mereka melakukan persiapan diri sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik”, kata Razali ketika ditanya tentang petugas haji. Sementara itu ketika ditanya tentang angka perceraian di Provinsi Kepri, Razali menjelaskan bahwa Kementerian Agama melalui Kanwil telah memiliki program bagaimana memberikan bimbingan perkawinan. Selama ini bimbingan perkawinan telah dijalankan dalam berbagai bentuk. “Sebelum pasangan memasuki kehidupan rumah tangga, kita telah memberikan bimbingan secara langsung. Memang belum sepenuhnya efektif, karena waktunya hanya satu minggu, berbeda dengan di Singapura misalnya yang lamanya bimbingan bisa mencapai tiga bulan”, kata Razali lagi. “Dalam anggaran kita juga ada pembinaan keluarga sakinah. Pembinaannya lebih banyak dalam bentuk TOT. Nah, melalui TOT itulah dapat diteruskan ke Kabupaten/Kota. Namun juga ada masalah, ketika di Kemenag Kabupaten/Kota tidak memiliki anggaran untuk itu”, tambah Razali. Razali juga menjelaskan terkait permasalahan perceraian yang kian meninggi itu, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri. Perlu dukungan semua pihak mulai dari Kementerian Agama, Pemda setempat dan Instansi lain. Karena menurutnya proses terbentuknya sebuah keluarga pada awalnya juga melibatkan banyak pihak. Beliau juga menambahkan bahwa peran masyarakat menjadi penting dalam melestarikan kehidupan rumah tangganya masing-masing.(hat)sumber : kepri.kemenag

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here