Herlini Amran (Helmi/dok)

07/10/2011 16:01 WIB

PolitikindonesiaWacana
pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilontarkan kader
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah tidak otomatis mewakili
suara fraksi PKS di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Meski begitu, sah-sah
saja, jika Fahri berpendapat demikian. Sebagai anggota dewan dan
politisi, Fahri berhak menyuarakan sesuatu mewakili dirinya sendiri.

Setidaknya demikian
komentar yang dikemukakan oleh Herlini Amran, kader PKS yang duduk di
Komisi VIII DPR, menyikapi pernyataan koleganya seputar wacana
pembubaran KPK saat berlangsung rapat konsultasi antara DPR dengan KPK
yang belakangan menjadi wacana kontroversial.

Bagi Herlini,
sebagai anggota dewan dan politisi, tentu juga punya hak untuk
menyuarakan sesuatu untuk mewakili diri sendiri. Bukan, hanya
menyuarakan kepentingan partai. “Terpenting itu semua kita sampaikan
memiliki alasan yang kuat demi membela kepentingan rakyat banyak. Dan
saya yakin Bung Fahri pun memiliki alasan tersebut.”  

Politisi perempuan
PKS yang berasal dari daerah pemilihan Riau tersebut, menyakini rekan
separtainya itu memiliki maksud baik dibalik kritik pedasnya yang
dilontarkan atas KPK. “Tujuannya, bagaimana agar kita dapat membenahi
lembaga KPK agar dapat lebih kuat namun tidak lepas kendali.”

Doktor lulusan Wetaq
ul Madarise Al-Salafia Faisal Abad, Pakistan itu meminta agar KPK
jangan diposisikan sebagai sebuah lembaga yang kuat namun tidak dapat
dikontrol oleh siapapun. Kata Herlini, kondisi semacam itu tentu akan
sangat berbahaya bagi kehidupan demokrasi di negeri ini.

“Jadi, sebaiknya masing-masing pihak berpikir positif menanggapi wacana yang dilontarkan Fahri tersebut.”

Berbagai pendapat
seputar pernyataan kontroversial rekan separtainya itu, disampaikan
perempuan kelahiran Pekanbaru, Riau, 18 April 1966 itu, kepada Mirza Fichri dari politikindonesia.com, saat ditemui di ruang Komisi VIII DPR, Kamis (06/10). Berikut petikannya.

Pernyataan kolega Anda, Fahri Hamzah tentang pembubaran KPK  berkembang jadi kontroversi. Selaku kader PKS di DPR, apa komentar anda?

Terus terang,
sebetulnya saya agak riskan juga mengomentari isu ini. Saya khawatir
komentar yang saya berikan dinilai tidak lagi obyektif, karena ini
menyangkut sesama kader PKS.

Tapi, saya bisa
klarifikasi. Sepengetahuan saya, wacana yang terlontar dari Bung Fahri
tersebut adalah murni pendapat pribadinya. Itu bukan merupakan sikap
partai kami terhadap persoalan tersebut.

Saya ingin
menegaskan pendapat dari segenap petinggi PKS bahwa, sejauh ini, wacana
yang mendesak agar KPK dibubarkan tersebut, merupakan wacana pribadi
masing-masing anggota. Itu tidak terkait dengan sikap partai.

Jadi sikap Fahri tersebut dibenarkan  oleh PKS?

Tindakan Fahri itu
sah-sah saja. Lagi pula, sebagai kader PKS yang duduk di dewan, kita
juga punya hak mengekspresikan diri kita secara pribadi, tidak melulu
mewakili partai. Jadi, sebagai anggota dewan dan politisi, sah-sah saja
jika kita berbicara untuk kepentingan atau mewakili diri sendiri.

Tegasnya, anggota
dewan memiliki hak konstitusi untuk menyampaikan pendapat. Dan
pendapatnya tersebut tidak harus selalu dimaknai sebagai pendapat partai
atau fraksi di mana anggota dewan bersangkutan bernaung.

Kalau anda pribadi, apakah juga setuju dengan wacana pembubaran KPK?

Bagi saya,
konteksnya bukan pada ukuran setuju atau tidak setuju. Saya lebih
tertarik melihat substansi dari wacana tersebut, yaitu bagaimana kita
melihat KPK berjalan sesuai dengan tujuanya. Artinya, mungkin memang
perlu dipikirkan bagaimana caranya agar KPK semakin kuat, tapi tidak
menjadi satu lembaga yang superbody dan lepas dari pengawasan.

Apa hal positif dari kontroversi wacana tersebut?

Kalau saya
melihatnya, masing-masing pihak harus berpikir positif. Jernih dari pro
kontra persoalan yang terjadi tersebut. Maksudnya, masing-masing pihak
harus berpikir jernih. Pihak KPK pun tidak langsung sensitif menerima
kritikan tersebut. Sebaiknya, wacana. tersebut dapat ditindaklanjuti
dalam sebuah pertemuan khusus. Tentunya dari pertemuan tersebut dapat
digali informasi yang lebih banyak guna mencari solusi terbaik demi
kepentingan bangsa dan negara ini.

Gara-gara ide
bubarkan KPK ini, ada yang memperkirakan PKS akan ambruk dan akan
ditinggal pendukungnya, 2014 nanti. Komentar anda?

Namanya juga
perkiraan. Itu pun sah-sah saja. Namun secara pengalaman pribadi, saya
yakin para pendukung setia PKS ini tak mudah begitu saja termakan oleh
isu–isu seperti ini. Saya pun paham betul karakter akar rumput pendukung
setia PKS yang tak akan mudah termakan isu menyesatkan.

Menurut anda, pembelajaran apa yang didapat dari kontroversi ini?

Di era demokrasi
seperti sekarang ini, peristiwa –peristiwa semacam itu merupakan sesuatu
yang dapat dijadikan proses pendewasaan politik bagi masyarakat kita.
Oleh karena itu, saya menghimbau agar para politisi pun hendaknya
menunjukan sikap dewasa dalam menyelesaikan persoalan tersebut, agar
dapat dicontoh secara benar oleh masyarakat.

(mz/kap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here